Senja di Bulan Purnama
Dia satu-satunya alasan tempat menyimpan Rindu. Meski musim hujan tahun ini belum usai.
Ingin kudatangi lagi kelak kau dengan ribuan kerinduan pada senja di Bulan Purnama yang serupa dulu.
Sebab, musim hujan yang panjang sungguh terlalu. Membuatku lama menunggu, betapa rinduku ingin menjamahmu sekali lagi.
Bagaikan mimpi buruk dan celakanya aku belum siap terbangun.
Di sudut itu. Berharap mati saja.
Begitulah. Rinduku pada Purnama di sebrang pulau.
Comments
Post a Comment